Langsung ke konten utama

Covid 19 ; AmerikaTolak Berlama-lama Social Distancing , Ribuan Orang Meninggal

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan hari paling mematikan di Amerika Serikat karena virus corona Covid-19 , Jumat 1 Mei 2020.
Pada hari itu angka kematian karena infeksi virus itu tercatat sebanyak 2.909 orang di antara 68 ribu kasus positif.


Berdasarkan data peta sebaran yang dibuat Johns Hopkins University, per Senin malam, 4 Meri 2020, Amerika masih menempati posisi pertama pandemi dunia. Total kasus terkonfirmasi positif virus corona sebanyak lebih dari 1,16 juta. Sedangkan koban meninggal lebih dari 67 ribu orang.

Munculnya angka kematian tertinggi pada Jumat dibarengi dengan ribuan orang yang berduyun-duyun pergi ke pantai dan taman setelah kebijakan penguncian wilayah dilonggarkan. Saat ini ada lebih dari 30 negara bagian di Amerika yang telah melonggarkan karantina meski tetap diminta melakukan pedoman pembatasan sosial (social distancing). SITUS JUDI ONLINE

Dalam pernyataan pers, Sabtu 4 April 2020, itu, Trump juga memuji gubernur dari kalangan republikan yang belum mengeluarkan perintah "tinggal di rumah" untuk negara bagian mereka. Trump adalah juga berasal dari Partai Republik. 

"Mereka melakukannya dengan sangat baik dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menjalankan negara bagian mereka," katanya.

Bahkan ketika dokter-dokter top menekankan pentingnya dan efektivitas dari social distancing, Trump justru mencemaskan dampaknya terhadap kondisi perekonomian. Dia mengungkap rencananya mengendurkan pembatasan sosial itu pada perayaan Paskah nanti.

Dia juga menyatakan menolak pembatasan berlaku terlalu lama. "Kita tidak akan menghancurkan negara kita," kata Trump sambil menambahkan, "Kita tidak bisa membiarkan ini berlanjut, jadi pada titik tertentu beberapa keputusan sulit harus dibuat."

Keengganan Amerika untuk menjalankan pembatasan aktivitas sosial juga tercermin dari perilaku di kalangan mahasiswanya yang nekat ramai berlibur musim semi. Akibatnya, sebagian telah menyumbang kepada angka kasus positif infeksi COVID-19 di negara adidaya tersebut.

Banyak dari para mahasiswa itu diduga keliru telah terlalu percaya diri kalau orang muda tidak mungkin terinfeksi virus corona. Padahal, menurut laman worldometers, jumlah kasus positif COVID-19 di Amerika saat ini telah mencapai lebih dari 320 ribu orang--tertinggi di dunia--dan lebih dari sembilan ribu yang meninggal. POKER V

Dalam pernyataan hariannya pada Sabtu itu pula Trump mengakui angka kematian masih akan terus bertambah. Masa terberat disebutkannya pada pekan ini dan depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bandung Masuk Zona Kuning , Pemerintah kota bandung perpanjang PSBB

Bacadulu99.blogspot.com  - "Walaupun kita dilabeli level kuning, tetapi bila ditarik ke kecamatan, ada 30 kecamatan yang masih berada di level hitam. Ada juga yang masih level merah. Artinya ini masih berat," ungkapnya di Balai Kota Bandung, Selasa (19/5/2020). Pasalnya, sekitar 30 kecamatan di Kota Bandung masuk ke dalam kategori hitam atau kritis terkait penyebaran Covid-19. Situasi yang sama juga terlihat dari sebaran Covid-19 di tingkat kelurahan. Hingga saat ini, dia mengatakan, terdapat 83 kelurahan yang masih berada dalam level hitam. AGEN BANDAR Q "Karena kita juga kota metropolitan, jadi masih rawan," ungkap Oded. Dia menyebutkan, pertimbangan perpanjangan tersebut telah dikaji dari sisi kesehatan, ekonomi, hingga sosial keagamaan. Namun, dalam situasi ini, pihaknya memilih untuk memprioritaskan sisi kesehatan. "Semua aspek juga penting, tetapi dari tiga aspek itu, yang paling harus kita perhatikan sekarang ya aspek kesehatan," ungkapnya. Oded ju...

Berikut Penjelasan LAPAN , Asteroid Akan Mendekati Bumi pada 8 Mei 2020/15 Ramadhan

pic by google bacadulu99.blogspot.com -.Penjelasan dari lembaga penerbangan dan antariksa Nasional ( LAPAN ) berdasarkan data yang di peroleh dari center of Near Earth Object Studies ( CNEOS ) NASA . Sebuah Asteroid akan mendekati Bumi pada awal Mei 2020 atau tepatnya pada jumat , 8 mei 2020 Asteroid 2016 HP6 akan mendekati Bumi pada kamis (7/5/2020) pukul 21.48 Universal Time atau Jumat ( 8/5/2020 ) pukul 04.48 WIB . Asteroid 2016 HP6 akan berada pada jarak 4,33 jb ( Jarak bulan ) atau 1,66 juta kilometer dari bumi . Asteroid 1998 OR2 yang diprakirakan melintasi bumi pada rabu , 29april 2020 peniliti dari pusat sains Antariksa LAPAN , Andi Pangerang Menjelaskan , Asteroid 2016 HP6 memiliki kecepatan 5.72 kilometer per detik ketika mendekati bumi . " Asteroid 2016 HP6 dikategorikan sebagai asteroid Apollo , " Tulisnya sebagaimana dikutip Dari postingan di Instagram LAPAN . Asteroid apollo adalah asteroid yang memiliki sumbu setengah panjang lebih besar ...